Rabu, 26 Oktober 2016

SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS PADA MIKROKOMPUTER 8066 DAN 8088


1.     PIN OUT DAN FUNGSI PIN
Secara virtual tak ada perbedaan antara mikroprosesor 8086 dan 8088-keduanya dual in-line package (DIP) 40-pin. , mikroprosesor 8088 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 8-bit. Perbedaany pada pin 34 chip 8088 terdapat pin SSO kalau pada chip 8086 terdapat pin BHE/S7. Mikroprosesor 8086 dan 8088 akan kompatibel jika kekebalan terhadap noise disesuaikan menjadi 350 mV dari nilai 400 mV. Baik 8086 maupun 8088, keduanya membutuhkan catu daya sebesar +5,0 volt dengan toleransi sebesar 10 persen. 8086 menggunakan arus catu maksimum 360 mA, sementara 8088 menggunakan arus catu maksimum 340 mA.

11.1   PIN OUT
Mikroprosesor 8086 dan 8088-keduanya terkemas dalam dual in-line package (DIP) 40- pin. Mikroprosesor 8086 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 16-bit, Perbedaan adalah pada pin 34 chip 8088 terdapat pin SSO sementara pada chip 8086 terdapat pin BHE/S7. Baik 8086 maupun 8088 Bagaimanapun terdapat perbedaan kecil antara keduanya, yakni pada sinyal kontrol. 8086 memiliki pin M/IO, dan 8088 memiliki pin IO/M. keduanya membutuhkan catu daya sebesar +5,0 volt dengan toleransi sebesar 10 persen. 8086 menggunakan arus catu maksimum 360 mA. Mikroprosesor 8086 dan 8088 akan kompatibel TTL jika kekebalan terhadap noise disesuaikan menjadi 350 mV dari nilai 400 mV.

1.2   FUNGSI PIN
•   RQ/GT0 Pin ini merupakan jalur bidirectional yang digunakan oleh lokal bus untuk penggunaan bus lokal. Soket ini kompatibel dengan prosesor numerik 8087 produksi Intel. Sinyal ini akan mengijinkan prosesor untuk masuk ke dalam sistem untuk membentuk fungsinya.
•   A15 - A8 (8088) Alamat BUS bit-bit dimana alamat (A15-A8) muncul melalui seluruh bus-cycle. A15-A8, berjalan kepernyataan dengan keter- gantungan (impendance) yang tinggi ketika muncul pernyataan.
•   A16/S3-A19/S6 Pada permulaan tiap siklus memori, pin ini (pin 35-38) memberikan bit alamat A16-A19, Pada siklus sisanya, menyediakan bit status internal 8088. Jika S6 diset low, S5 memberikan status flag interrupt enable. S3 dan S4 dikodekan untuk. Desain PC tidak menggunakan informasi status ini. Jika pin ini dilatch dan direpower , mak akan menjadi bit alamat A16-A19
•   CLK - Clock input yang menyediakan timing pokok untuk 8086/8088. Input ini mempunyai 33 persen duty cycle (tinggi sepertiga dari periode jam dan rendah untuk dua pertiga) untuk menyediakan proper internal timing untuk 8086/8088.
•   RESET Sinyal pin 21 ini digunakan untuk menahan. Dalam desain PC sinyal ini diambilkan dari IC clock 8284A yang menerima masukan dari sistem catu daya.
•   QS0 dan QS1 Jalur 2 keluaran ini (pin 24 dan 25) memberikan status queue instruksi internal 8088.
•   LOCK Pin ini (pin 29) diaktifkan oleh instruksi lock dan tetap aktif sampai akhir dari instruksi berikutnya. Jika desain PC bukan merupakan desain dengan bus multi- master, maka pin ini tidak digunakan.
•   RQ/GT1 Pin ini (pin 30) sama fungsinya dengan RQ//GT0, tetapi dengan prioritas rendah. Dalam desain PC jalur ini tidak digunakan
•   INTR - Interrupt Request salah satu dari dua pin (yang lainnya adalah NMI) yang digunakan untuk meminta interrupsi hardware. Jika INTR diisi tinggi ketika I adalah set, maka 8086/8088 akan masuk kedalam lingkaran persetujuan interrupsi (INTR menjadi aktif) setelah interuksi tertentu dibuat secara lengkap
•   READY Pin 22 ini digunakan untuk memasukkan kondisi âAIJwait⢠A˘˙I dalam siklus bus prosesor 8088, sehingga siklus memperpanjang siklus.sinyal ini digunakan untuk memperlambat prosesor 8088 saat mengakses portI/O atau memori yang jauh lebih lambat dari siklus bus 8088. jalur ini diambilkan dari IC clock 8284A yang menyinkronkan dengan clock sistem. memasukkan 1 kondisi wait dalam siklus DMA.
•   RESET Sinyal pin 21 ini digunakan untuk menahan. Dalam desain PC sinyal ini diambilkan dari IC clock 8284A yang menerima masukan dari sistem catu daya.
•   TEST : pin yang dicheck oleh interuksi WAIT. Jika TEST adalah logika 0, maka interuksi WAIT akan menunggu TEST untuk menjadi logika 0.

1.3   PIN MODE MINIMUM
Microprossesor 8086 dan 8088 dalam mode minimumnya dapat menghubungkan pin MN/MX langsung ke +5,0 volt. beberapa pin yang terdapat pin mode minimum 8086 dan 8088 :
•   INTA : Sinyal interrupt acknowledge adalah tanggapan terhadap pin INTR.
•   IO/M : Pin IO/M 8088 atau pin M/IO 8086 akan memilih memory M/IO atau I/O.
•   DT/R : Sinyal data transmit/recive
•   WR - Write stobe yang digunakan untuk menunjukan bahwa 8086/8088 data bus berisi data valid untuk dituliskan kedalam memori atau I/O. Pin ini akan mengarah ke pernyataan dengan impedance tinggi selama mendapatkan persetujuan
•   HOLD : Input hold meminta direct memory access ( DMA ).
•   ALE - Address Latch Enable pin yang digunakan untuk menunjukkan hubungan alamat bus data yang berisi alamat memori yang valid ataupun alamat port I/O yang valid. ALE tidak pernah mengalir ke pernyataan dengan impedance tinggi
•   DEN : Data bus enable mengaktifkan buffer bus data eksternal.
•   SS0 : Jalur SS0 ekuivalen dengan pin S0 pada operasi mode maksimum. Sinyal ini digabungkan dengan IO/M dan DT/R untuk mendekode fungsi siklus bus saat itu.
•   HLDA - Hold Acknowledge suatu indikasi bahwa pin HOLD telah jauh tinggi dan bahwa buses dikirimkan kepertnyataan dengan impedance yang tinggi.

1.4   PIN MODE MAKSUMUM
Untuk mencapai mode maximum mikroprosesor 8086 dan 8088 maka penggunaannya dengan co-processor external, hubungkan pin MN/MX ke ground. Berbeda dengan mode minimum pada beberapa sinyal kontrol harus dibangkitkan dari luar, maka mode maksimum membutuhkan sebuah bus kontrol eskternal, bus kontrol 8288. Mode maksimum hanya digunakan jika ketika sistem berisi Co-Prosesor eksternal seperti aritmatika co-prosesor 8087.
•   RQ/GT1 : Pin-pin request/grant ini meminta DMA selama operasi mode dan maksimum. Jalur-jalur ini bidireksional dan digunakan RO/GT1 untuk meminta dan memberi hak operasi DMA.
•   LOCK - Lock: suatau output yang menjadi logika 0 untuk seluruh intruksi yang ditentukan terlebih dulu dengan LOCK. Ini pada umumnya digu- nakan untuk mencegah coprocesor eksternal dari akses ke bus 8086/8088 selama intruksi terkunci semua instruksi.
•   QS1 dan QS0 - Queue Status: bit yang menyediakan metodeuntuk men- jaga track dari queue prefetch internal. Queue adalah 4 byte panjangnya dalam 8088 dan 6 byte panjangnya dalam 8086. Bit status queue digunakan dengan coprocesor aritmetika 8087 dan mensinkronkan 8086/8088 dengan 8087.
•   S0, S1, dan S0 : Bit-bit status ini menunjukkan fungsi siklus bus saat itu. Sinyal-sinyal ini biasanya didekode oleh bus controller 8288.

2.    CATU DAYA/ POWER SUPPLY DC
DC Power Supply adalah pencatu daya yang menyediakan tegangan maupun arus listrik dalam bentuk DC (Direct Current) dan memiliki Polaritas yang tetap yaitu Positif dan Negatif untuk bebannya.


2.1   KARAKTERISTIK INPUT
Karakteristik input mikroprosesor-mikroprosesor ini Level tegangan logika 1 pada 8086/8088 kompatibel dengan sebagian besar keluarga logika standar tetapi logika 0 tidak. Rangkaian standar logika memiliki tegangan maksimum logika 0 sebesar 0.4V dan 8086/8088 memiliki maksimum 0.45V.. Berikut ini merupakan table level tegangan input dan persyaratan arus input untuk semua pin input pada kedua mikroprosesor. Level arus input sangat kecil karena input merupakan koneksi gerbang MOSFET dan hanya mempresentasikan arus bocor.
•   Jika Level Logika O, Tegangan = 0.8V Maksimum, Arus = +-10 mA maksimum
•   Jika Level Logika 1, Tegangan = 2.0 V Maksimum, Arus = +-10 mA maksimum

2.2   KARAKTERISTIK OUTPUT
Level tegangan logika 1 pada 8086/8088 kompatibel dengan sebagian besar keluarga logika standar tetapi logika 0 tidak. Rangkaian standar logika memiliki tegangan maksimum logika 0 sebesar 0.4V dan 8086/8088 memiliki maksimum 0.45V. dengan demikian ada perbedaan 0.05V.Kekebalan terhadap noise adalah perbedaaan antara level tegangan output logika 0 dan level tegangan output logika 1.
•   Jika Level Logika O, Tegangan = 0.45 V Maksimum, Arus = 2.0 ¸tA maksimum
•   Jika Level Logika 1, Tegangan = 2.4 V Maksimum, Arus = -400 ¸tA maksimum

3.     CLOCK GENERATOR
8284A merupakan komponen tambahan mikroprosesor 8086/8088. output PCLK terdiri dari sinyal yang kompat-ibel TTL pada setengah frekuensi CLK. Bagian reset 8284A sangat sederhana hanya terdiri dari satu buïnˇAer˘ Schmitt Trigger dan satu rangkaian ïnˇCip-ïnˇ´ Cop´ tipe- D.

3.1   CLOCK GENERATOR 8284A
Clock Generator 8284A salah satu komponen tambahan microprocessor 8086/8088. Tanpa generator clock banyak rangkaian tambahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan clock (CLK) pada sistem yang berbasis 8086/8088. Frekuensi operasi standard 5 Mhz untuk 8086 atau 8088 di dapat dengan memasang Kristal 15 Mhz ke Generator Clock 82841. Keluaran PCLK terdiri dari sinyal yang compatible TTL pada setengah frekuensi CLK. Frekuensi operasi standard 5 Mhz untuk 8086/8088 didapat dengan memasang kristal 15 Mhz ke generator clock 8284A. Keluaran PCLK terdiri dari sinyal yang compatible TTL pada setengah frekuensi CLK. Jika microprocessor 8086/8088 mengalami reset, mikroprosesor ini mulai mengeksekusi perangkat lunak pada lokasi memory FFFF0H (FFFF:0000) dengan pin interrupt request disable. Clock generator 8084A mempunyai 18 pin yang digabungkan sirkuit yang dirancang khusus untuk menggunakan mikroprosesor 8086/8088.


3.2   OPERASI 8284 A
Operasi dari bagian Clock, setengah bagian atas dari diagram logika menunjukan bagian sinkronisasi clock dan reset atau pengaturan kembali dari clock generator 8284A. Input EFI ke 8284A sebagai input dapat dilihat pada OSC. Inspeksi yang dekat dari gerbang AND menyatakan bahwa ketika F/C adalah logika o, Operasi bagian reset, ini merupakan bagian yang sangat sederhana di dalam operasi 8284A, Flip âAS¸˘ flop tipe D ini meyakinkan bahwa timing yang diperlukan dari input reset 8086 atau 8088 akan dapat dijumpai. 8086 atau 8088 memberi contoh reset pada sisi positif (transisi 1-0) dari clock.

4.     BUS BUFFERING DAN LATCHING


BuïnˇAer˘ adalah suatu penguat yang dapat digunakan untuk menaikkan kemam- puan menggerakkan saluran sinyal mikroprosesor. BuïnˇAer˘ dengan keluaran tri- keadaan dapat pula digunakan untuk melakukan isolasi secara listrik antara bagian-bagian dari sistem mikroprosesor.

4.1   DEMUTIPLEXING
Semua sistem komputer mempunyai 3 bus :
•   Bus alamat menghubungkan memori dan I/O dengan alamat memori atau nomer port
I/O.
•   Bus kontrol menghubungkan sinyal kontrol pada memori dan I/O.
•   Bus data berfungsi memindahkan data antara mikroprosesor dengan memori dan I/O pada sistem.
Bus alamat data atau data pada 8086 atau 8088 dilakukan multiplexing (dipakai bersama) untuk memperkecil jumlah pin yang dibutuhkan untuk IC Microprosesor 8086 atau 8088. Karen bus âAS¸˘ bus mikroprosesor 8086 atau 8088 dilakukan multiplexing dan kebanyakan memory dan peralatan I/O. proses demultiplexing dilakukan oleh latch 8 bit yang pulsa clock berasal dari sinyal ALE. Bus address dan bus data merupakan multiplexed (shared) dimana ke 2 bus tersebut menjadi satu pada 8086. PIN ALE mengontrol latch(mempertahankan hasil).

4.2   SISTEM BUFFERING
Seluruh sistem 8086 dan 8088 harus mempunyai penyangga, Operasi mode minimum merupakan cara yang paling mudah untuk mengop- erasikan microprocessor 8086/8088. Biayanya lebih murah karena semua sinyal kendali untuk memory dan I/O dibangkitkan oleh microprocessor. jika lebih dari 10 unit di load, maka disimpan sementara pad bus-bus pin. Waktu tunda juga dipakai oleh semua komponen buffer.
4.3   FULL BUFFERING
Seluruh sistem chip microprosessor 8086 atau 8088 harus dilakukan buffer, pin yang telah dilakukan multiplexing telah dilakukan buffer oleh latch 74LS373 maka akan di full buffering atau menahan seluruh pin microprosesor 8086 atau 8088.
4.4   HALF BUFFERING
Area memori yang menyimpan data separuh ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi. Bidirectional Bus adalah Sebuah bus yang dapat membawa sinyal dalam dua arah, Buffering dilakukan untuk tiga buah alasan. dak ada cukup pin pada 8086/8088 untuk kendali bus selama mode maximum karena pin-pin baru dan juga feature baru telah meng- gantikanny.
4.5   BIDIRECTIONAL BUFFER
Di dalam data Bus (Arsitektur), informasi yang ditransfer dapat berjalan pada dua arah, yaitu dari dan menuju mikroprosessor.

4.6   UNIDIRECTIONAL BUFFER
Di dalam address Bus (Arsitektur), Unidirectional BuïnˇAer˘ ini dapat ditemukan pada Addres Bus atau Bus Alamat, informasi yang ditransfer hanya berjalan pada satu arah yakni dari mikroprossesor menuju memori atau elemen I/O. Jumlahnya ditentukan oleh banyaknya address pin dari sebuah mikroprossesor.

4.7   LATCHING
Latching merupakan sirkuit untuk menerima dan menyimpan satu atau lebih bit ,D-Latch atau sering dikenal sebagai D Flip-ïnˇCop´ atau data ïnˇCip-ïnˇ´ Cop´ meru- pakan pengembangan dari RS ïnˇCip-ïnˇ´ Cop,´ dengan input / output rasio 1-to-1. Artinya, bukan seperti RAM. berbeda dari register dalam penyimpanan berlangsung beberapa saat masukan kontrol pada tingkat tertentu 0 atau 1, sementara toko register input data setelah menerima tepi (naik atau turun) digunakan sebagai pengganti register karena mereka memaksimalkan kali setup. Artinya, jika data atau alamat mengubah internal sementara latch mengaktifkan aktif, data melewati segera, mikroprosesor awal digunakan di setiap trik bisa untuk guna meningkatkan kecepatan yang digunakan, dan ini salah satu fungsinya.

4.8   SISTEM D-LATCH
Sistem D-latch dipakai untuk memegang nilai alamat keluaran pin mikroprosesor dan hanya bersifat satu arah, D-Latch juga sering dikenal sebagai D flip ïnˇCop´ atau data ïnˇCip´ ïnˇCop´ merupakan pengembangan dari RS ïnˇCip´ ïnˇCop,´ D-Latch atau sering dikenal sebagai D Flip ïnˇCop´ atau data ïnˇCip´ ïnˇCop´ merupakan pengembangan dari RS Flip Flop.



 SOURCE:
http://ece.uprm.edu/ahchinaei/courses/2013jun/inel4206/09INEL4206.pdf
microprocessor
Tayangan5 Spesikasi dasar Mikroproseso.ppt
http://tarkoyaqori.blogspot.co.id/2016/10/spesifikasi-perangkat-keras-pada.html

Rabu, 19 Oktober 2016

Mikrokomputer

Mikrokomputer

Peran Mikrokomputer dalam Sistem Komputer   
            Mikrokomputer adalah suatu sistem yang berbasis mikroprosesor yang digunakan untuk memproses data dengan dengan cepat dan interkoneksi antara mikroprosesor dan dengan memory utama serta antarmuka input-output(I/O interface) yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi bus.
Mikroprosesor dengan piranti pendukungnya dikatakan membentuk suatu mikrokomputer. Jika CPU dan peralatan pendukungnya berada pada IC yang sama, serta digunakan untuk penerapan sistem kendali maka IC tersebut disebut sebagai sebuah mikrokomputer.
Sistem mikrokomputer terdiri dari dari tiga bagian utama, yakni:
1. CentralProcessingUnit(CPU)
2. MemoryUnit
3. InputOutput(I/O)Unit

Konsep Dasar Mikrokomputer
          Operasi yang dilaksanakan pada data dilakukan oleh logika yang didalam unit pemroses pusat (CPU). Operasi ini ditetapkan oleh suatu urutan instruksi yang secara bersama membentuk satu program. Program ini disimpan dalam memori. Central processing unit (CPU) terdiri atas 2 bagian utama, yaitu : control unit, dan arithmetic and logic unit (ALU).

Semua operasi aritmetika seperti penjumlahan, perkalian, pengurangan, serta pembagian, dan operasi logika AND, OR, XOR dan NOT dikerjakan oleh ALU, baik dikerjakan secara langsung ataupun melalui perangkat lunak. Control unit menginterpretasikan perintah komputer dan mangubah sinyalsinyal yang menyebakan komputer mengerjakan tugastugas tertentu yang diperintahkan. Memory unit berfungsi untuk menyimpan program dan perhitunganperhitungan beserta hasilnya, baik yang tetap maupun sementara. Memori program dapat berupa memori yang hanya dibaca saja, atau berupa memori yang hanya dibaca saja karena instruksi dikirim dari program ke unit pemroses sinyal (CPU).Pada banyak aplikasi mikro-komputer industri,
program disimpan dalam memori yang hanya dibaca saja untuk memastikan bahwa program tersebut tidak akan pernah berubah atau hilang secara tidak sengaja.

Dengan adanya unit I/O, dimungkinkan untuk memasukkan data, misalnya keyboard (papan tombol). Output unit adalah piranti yang mengeluarkan hasil yang telah diproses CPU, misalnya printer dan monitor.

Sejarah Perkembangan Komputer

Komputer Generasi Pertama
          Perangkat komputer yang pertama kali dikembangkan adalah computer untuk desain pesawat dan peluru kendali. Ilmuwan yang menggagas konsep pengembangan tersebut adalah Konrad Zuse, seorang Insinyur asal Jerman. Kemudian, pada pertengahan 1940-an, komputer tersebut mengalami perkembangan lebih lanjut yang dilakukan oleh John von Neuman.

Ciri utama dari komputer generasi pertama adalah CPU. Ya, central processing unit yang terdapat dalam komputer generasi I merupakan mesin pertama yang digunakan untuk mengoperasikan seluruh sistem dalam komputer. Sedangkan program utama yang terdapat di komputer generasi pertama adalah machine language.

Komputer Generasi Kedua
         Dalam perkembangan computer generasi kedua penemuan penting telah terjadi di generasi kedua ini. Adalah transistor, alat canggih yang dapat memaksimalkan kinerja komputer dengan ukuran yang sangat kecil. Penemuan alat ini mempengaruhi perkembangan komputer pada generasi kedua. Pada 1960-an, para ilmuwan mencoba menggarap komputer generasi kedua.

Beberapa intansi, perusahaan, universitas, serta pemerintah telah memanfaatkan kecanggihan dari komputer generasi kedua. Inti dari penemuan generasi II ini adalah transistor, yang membuat komputer generasi kedua berukuran lebih kecil daripada komputer generasi pertama.

Komputer Generasi Ketiga
         Komputer Generasi Ketiga Dalam pemakaiannya, transistor membuat kom puter lebih cepat panas. Dengan demikian, komputer generasi kedua mulai ditinggalkan. Kemudian seorang ilmuwan bernama Jack Billy mencoba melakukan penelitian. Kemudian pada 1958, ia menciptakan komponen yang lebih canggih dibandingkan transistor yang membuat komputer cepat panas tadi. Yakni IC atau Integrated Circuit chip kecil yang mampu menampung banyak komponen menjadi satu. Dengan begitu, ukuran komputer menjadi lebih kecil. Pun, pada computer generasi ketiga juga lebih cepat disektor sistem operasi dan mampu menjalankan
beberapa program secara bersamaan.

Komputer Generasi Keempat
        Pada generasi ini, komputer yang menggunakan chip IC kemudian dikembangkan lagi. Perusahaan Very Large Scale Integration mencoba melakukan pengembangan tersebut pada 1980-an. Walhasil, satu chip tunggal dapat menampung ribuan komponen. Dari sinilah, istilah personal computer atau PC muncul.
Artinya, perangkat komputer mulai dipasarkan ke sektor perorangan. Tak berhenti sampai disitu, muncullah perangkat komputer yang mudah dibawa ke mana-mana, yaitu Laptop.

Komputer Generasi Kelima
        Komputer generasi kelima adalah yang saat ini tengah dilakukan oleh berbagai vendor elektronik. Ya, komputer generasi kelima kerap disebut sebagai komputer generasi masa depan. Beberapa bukti kecil adalah munculnya smartphone, tablet, phablet, netbook, ultrabook, dan banyak lagi.


Sejarah Perkembangan Mikroprocessor
1904 : Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)
1906 : ditemukan trioda hasil pengembangan dioda tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.
1947 : Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga dekade.
1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.”
1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin.
1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.
1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502.
1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga yang lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
1980 : Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar pertama Intel.”
1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088.
1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286 dengan 134.000 transistor.
1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua, 80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,
kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus.
1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC yang didasarkan pada 80386.
1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan prosesor multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
1990 : Compaq memperkenalkan server PC pertama, yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486.
1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara.
1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di bulan April.
1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor.
2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari x86 instruction set.
2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core processor chip.
2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya.
2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system prosesor berbasis AMD.
2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di bulan juli.
2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di bulan januari.

Terminologi Dasar Pada Mikrokomputer
         Munculnya terminologi komputer sebenarnya berawal dari kebutuhan akan suatu alat yang dapat dijalankan secara otomatis, memiliki kemampuan untuk mengerjakan hal yang diinginkan. Perkembangan teknologi semikonduktor, dengan diawali penemuan transistor, telah membawa kepada kemajuan teknologi elektronika sampai saat ini komputer. Bagian fungsional utama sebuah komputer adalah Central Processing Unit/Unit Pemroses Utama, Memori dan Sistem Input-Output. Disebut bagian fungsional karena ketiga komponen inilah yang membentuk sebuah komputer dengan fungsinya masing-masing

TerminologiDasarPadaMikrokomputer
Berikut adalahTerminologi atau istilah dasar pada mikrokomputer.

Terminologi (bit)
Bit merupakansingkatandari binary digit. Bitdirepresentasikandengannilai 0 dan 1.
Ukuran bit padakomputermenunjukkanjumlah bit yangdapatdiproses. Sebagaicontoh, sebuahkomputer 32-bitdapatmemproses kata sebanyak 32 bit.
Terminologi (ALU)
Arithmetic logic unit (ALU) adalahsirkuit digital dimanadapatmelakukanoperasiarimatikadanlojik di dua n-bit kata digital. Nilai n dapatberupa 4, 8, 16, 32 atau 64.
Sebuahgrup bit dinamakan kata (words) digital.
Operasi yang dilakukan ALU adalahpejumlahan, pengurangan, AND, OR,danperbandinganduadua n-bit kata digital.

Terminologi (Address)
Address, adalahsebuahpoladengannilai 1 dan 0, yangmerepresentasikanlokasispesifikdarisebuahmemoriatauperangkat I/O.
Mikoprosessor 8-bit memiliki 16 baris address, dan 16 barisinidapatmenghasilkan 216 address yang unik.
16-bit address dimulaidari 0000000000000000 sampaidengan 1111111111111111, menghasilkan 65536 kombinasiaddress yang berbeda.

Terminologi (ROM & RAM)
Read-only memory (ROM) adalah media penyimpanan katadigital. Kontennyabersifatpermanenketika di program.
ROM bersifat nonvolatile, konten di dalam ROM akantetapeksismeskipuntidakadaaliranlistrik.
Random access memory (RAM) adalah media penyimpanankata digital. Tidakhanyadapatmembacaisikonten, namundapatmengubahisikontenpada address tertentu.
RAM bersifat volatile, dibutuhkanaliranlistrikuntukmenyimpankonten.

Terminologi (Register)
Register dapatditinjausebagai media penyimpanan yangvolatile untukbeberapa bit. Bit inidimungkinkandiaturkedalam register secarabersamaan (parallel) atausekuensial(serially) darikanankekiri, ataukirikekanan, 1 bit padasatusatuanwaktu.

Terminologi (Bus)
Bus diartikansebagaiserangkaiankonduktor (ataukabel)denganjumlahtertentu, yang diorganisaskanuntukmenyediakanlayanankomunikasiantarelemen yangberbeda-beda di dalamsistem microcomputer.
Normalnyasebuahmicoprocessormemilikisebuah addressbus, data bus dan control bus.
Instruksidari memory dan data menuju/dari memorybiasanyaditransfermelalui data bus.
Bus-bus kadangkalaberkerjasecarabidirectional ,yaituinformasibisaditransmisikan di keduaarah. Namun,biasanya bus bekerja di satuarahdalamsatuwaktu.

Terminologi (Instruction Set)
Instruction set darisebuahmikroprosessoradalahdaftarperintah yang didesainuntukdieksekusi.
Instruksi yang umumadalah ADD, SUBTRACT danSTORE.
Jikasebuahmikroprosessormempunyaialokasi 3 bit untukmerepresentasikaninstruksi, makamikroprosessorakanmengenalimaksimum 23 atau 8 instruksi yang berbeda.

Terminologi (Clock)
Mikrokomputermembutuhkansinkronisasiterhadapsemuakomponenpendudukungnya, inidapatdijalankandenganbantuan clock atau timing circuits.

Terminologi (Chip)
Chip adalahsebuahpaket integrated circuit (IC) yangmengandungsirkuit digital.

Terminologi (Gate)
Gate ataugerbangadalah operator lojikseperti AND, ORdan NOT.

Terminologi (Speed power product)
Speed power product (SPP) adalahukuranperformadarigerbanglogika (logic gate), satuannyaadalahpicojoule(pJ).
SPP didapatdariperkalianantarakecepatan (nS) dan powerdissipation/pemborosanenergi (mW) padasebuahgerbang(gate).




Source
komputer.html